Label

Rabu, 13 Mei 2020

Pengertian Akulturasi, Konflik, dan Kontroversi Serta Cara Penyelesaiannya

AKULTURASI
Akulturasi merupakan suatu proses yang timbul apalabila kelompok2 manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur2 dari kebudayaan asing. CONTOH : Candi Borobudur yang merupakan perpaduan antara kebudayaan India dan kebudayaan Indonesia.

Konflik
Konflik berasal dari kata kerja latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya.contohnya konflik antara masyarakat dan pihak PTPN V yang merebutkan lahan perkebunan.

Kompetisi
Persaingan (kompetisi) dalam suatu komunitas dapat dikelompokkan menjadi dua jika dilihat dari asalnya yakni persaingan yang berasal dari dalam populasi jenis itu sediri yang disebut intraspesifik dan persaingan yang berasal dari luar populasi tersebut yang disebut ekstraspesifik. Contohnya kompetisi antar provinsi dalam perlombaan tilawatil Qur’an, demi meraih gelar juara dan piala bergilir.

Kontroversi
Kontroversi (bahasa inggris; controversy) kata benda sinonim dengan kata pertentangan, perdebatan atau persengketaan.  Kontroversi berarti ada 2 sudut pandang yang berbeda dalam memaknai atau mengartikan sebuah kejadian, ide atau yang lainnya. Sesuatu yang kontroversi seringkali tidak disukai karena dianggap membuat keributan.
Sebut saja Ketua DPR-RI Marzuki Ali yang baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang dinilai kontroversial tentang “perlu tidaknya KPK” atau - kalau menurut analisa saya - dapat pula disebut “pembubaran KPK”. Pernyataan itu menimbulkan kontroversi karena sebagian orang menyatakan bahwa justru KPK masih dinilai penting untuk pemberantasan korupsi. Muncullah perdebatan atau pertentangan tentang hal tersebut yang menghiasi pemberitaan berbagai media masa.Ujung-ujungnya, muncullah gerakan politik di Senayan untuk meminta pertanggung jawaban politis. Pernyataan berujung tuntutan mundur dari jabatan.

Salah satu cara menyelesaikan masalah/ konflik melalui akomodasi.

Akomodasi
Akomodasi adalah sebagai upaya penyelesaian konflik memiliki delapan bentuk :

1.Coercion(koersi),
Koersi yaitu suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan karena adanya paksaan. Hal ini terjadi disebabkan salah satu pihak berada dalam keadaan yang lemah sekali bila dibandingkan dengan pihak lawan. CONTOH: perbudakan. Contoh lain, siswa SD yang diwajibkan membayar uang buku sekolah yang sangat banyak jumlahnya.

2.Compromise (kompromi)
Compromise yaitu suatu bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat masing-masing mengurangi tuntutannya agar dicapai suatu penyelesaian terhadap suatu konflik yang ada. Sikap untuk dapat melaksanakan compromise adalah sikap untuk bersedia merasakan dan mengerti keadaan pihak lain.
CONTOH : perjanjian antar negara tentang batas wilayah perairan, seperti negara Jepang dan Korea Selatan.

3. Arbitration (arbitrasi),
Arbitrasi yaitu cara mencapai compromise dengan cara meminta bantuan pihak ketiga yang dipilih oleh kedua belah pihak atau oleh badan yang berkedudukannya lebih dari pihak-pihak yang bertikai.
CONTOH: konflik antara buruh dan pengusaha dengan bantuan suatu badan penyelesaian perburuan Depnaker sebagai pihak ketiga.  contoh lain konflik antar dua orang siswa di sekolah yang diselesaikan oleh guru BK.

4. Mediation (mediasi),
Mediasi yaitu cara menyelesaikan konflik dengan jalan meminta bantuan pihak ketiga yang netral. Pihak ketiga ini hanyalah mengusahakan suatu penyelesaian secara damai yang sifatnya hanya sebagai penasihat. Sehingga pihak ketiga ini tidak mempunyai wewenang untuk memberikan keputusan-keputusan penyelesaian yang mengikat secara formal. Contohnya perceraian suami istri di pengadilan
 
5. Conciliation (konsiliasi)
Konsiliasi yaitu suatu usaha mempertemukan keinginan-keinginan pihak-pihak yang bertikai untuk mencapai persetujuan bersama.  CONTOH: pertemuan beberapa partai politik di dalam lembaga legislatif (DPR) untuk duduk bersama menyelesaikan perbedaan-perbedaan sehingga dicapai kesepakatan bersama.

6.Toleration(toleransi),
Sering juga dinamakan toleran-participation yaitu suatu bentuk akomodasi tanpa adanya persetujuan formal. Contohnya: beberapa orang atau kelompok menyadari akan pihak lain dalam rangka menghindari pertikaian. Dalam masyarakat Jawa dikenal dengan istilah “tepa selira” atau tenggang rasa agar hubungan sesamanya bisa saling menyadari kekurangan diri sendiri masing-masing. CONTOH : Pada bln puasa,umat yg tidak berpuasa tidak makan di sembarang tempat. Contoh lain, ketika tetangga sedang sakit dan butuh istirahat, maka tidak boleh membunyikan musik dengan suara keras.

7.Statlemate
Statemate adalah suatu bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang bertikai atau berkonflik karena kekuatannya seimbang kemudian berhenti pada suatu titik tertentu untuk tidak melakukan pertentangan. Dalam istilah lain dikenal dengan “Moratorium” yaitu kedua belah pihak berhenti untuk tidak saling melakukan pertikaian. Namun, moratorium bisa dilakukan antara dua belah pihak yang kurang seimbang kekuatannya.contohnya perlombaan dengan hasil akhir seri.

8. Adjudication (ajudikasi)
adjukasi adalah suatu bentuk penyelesaian konflik melalui pengadilan. Kedelapan bentuk akomodasi di atas bisa dipilih untuk dilakukan dalam menyelesaikan konflik di masyarakat yang sangat beragam. Hal ini diperlukan agar proses konflik khususnya yang terjadi pada masyarakat dengan tingkat kemajemukan tinggi seperti Indonesia, tidak bisa mengarah pada situasi disintegrasi bangsa.CONTOH : menyelesaikan suatu perkara di pengadilan.    

Selasa, 10 Maret 2020

Orang yang Suka Senyum

Pernah ketemu gak sama orang yang bawaannya senyum.... aja.
Tiap jumpa kita dia mesti senyum.
Kalau orang menyebut nama dia kita terbayang wajahnya sedang tersenyum, karena saking seringnya dia senyum.
Belum lagi dia ngomong apa-apa, baru liat wajahnya aja udah buat senang.
Biasanya mereka yang begini temannya banyak.

Pernah ketemu yang kaya gitu?
Saya sering, bukan satu atau dua orang. Banyak.
Dan itu didominasi oleh murid-murid saya.
Beberapa di antara mereka itu punya wajah yang berseri-seri.  
Melihat seorang saudara kita yang tersenyum sudah cukup meringankan beban pikiran.
Apalagi kalau yang senyum itu sepuluh orang.
yuk lah kita senyum. Hati lapang pikiran tenang, dapat pahala lagi.

Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah.

Kampar, 10 Maret 2020 :)

Chronemics, Defenisi dan Contohnya dalam Hight Context dan Low Context


            Ada lima kategori Komunikasi Non Verbal, salah satunya adalah Chronemics. Jelaskan secara definisi dan buatlah contoh perbedaannya dalam High Context dan Low Context.

            Chronemics refers to the use and meaning of time. ( for example, in some cultures, lateness is a cause for insult; in others, it is accepted.)
chronemics adalah bagian dari komunikasi nonverbal mengenai budaya suatu bangsa dalam penggunaan waktu. ada negara yang sangat disiplin dalam penggunaan waktu, contohnya Amerika Serikat, mereka punya semboyan “ Time is money “ jadi kedisiplinan adalah hal yang harus diterapkan bagi masyarakat Amerika. sementara disisi lain, ada negara yang cukup santai dengan penggunaan waktu/ kedisiplinan. misalnya saja di Indonesia, keterlambatan seseorang menghadiri acara yang telah beberapa menit lalu dimulai bukan masalah, itu dianggap hal yang biasa-biasa saja.

            Hight context berarti komunikasi nonverbal menyatakan sesuatu tidak secara langsung, makna pesan yang disampaikan akan didapat apabila orang yang menerima pesan tersebut telah memahaminya secara mendalam. atau dapat juga dikatakan dengan menjunjung tinggi nilai kesopanan. misalnya sorang mahasiswa yang terlambat tetap diperbolehkan masuk kelas oleh dosen, dengan mengatakan kamu kesiangan ya, besok jangan terlambat lagi. padahal dosen sebenarnya cukup terganggu dengan mahasiswa yang terlambat ketika kuliah telah dimulai.

            Low contex yaitu maksud dan tujuan seseorang disampaikan secara langsung dan terus terang. misalnya walaupun sudah membayar mahal tiket mengikuti seminar, akan tetapi apa bila terlambat satu menit saja pintu ruang ditutup. akhirnya yang terlambat sama sekali tidak dapat menyaksikan acara tersebut.

Kamis, 06 Februari 2020

Mencari Jodoh Lewat Pacaran

Saya mau nanya sama yang cewek-cewek. Yang cewek-cewek....
Mau dapat jodoh yang baik atau yang bejad?
Yang taat apa yang jahat?
Yang pintar ngaji apa nggak?
Yang kayak gitu gak akan mungkin lewat jalur pacaran.
Inget baik-baik gak akan mungkin lewat jalur pacaran.
Laki-laki yang hobi bermaksiat sebelum nikah,
Akan lebih mudah bermaksiat setelah menikah.
Pegang tangan orang...
Belum akad...
Belum ketemu bapaknya sekalipun...
Lalu bilang i love you, i need you, i miss you, dan sebagainya.
Padahal belum akad, belum nikah, belum apa-apa.

Pertanyaan saya sederhana.
Selepas dia menikah apa yang menghalangi dia
Untuk berbuat begitu sama cewek lain?
Kan sudah bermaksiat sebelumnya sama Allah.
Setelah menikah akan lebih mudah bermaksiat pada Allah.

Tapi laki-laki yang dia gak pacaran.
Bukan karena gak laku, gak mau, atau gak bisa.
Tapi karena dia taat Allah subahanahu wata'ala.
Yang kayak gini akan menghormati anda karena Allah subahanahu wata'ala.
Yang kayak gini baru bener.

Disalin dari ceramah ustad Felix Siauw

Rabu, 05 Februari 2020

Bagaimana Cara Agar Tidak Ikut-ikut Pacaran?

Seorang murid bertanya, bagaimana caranya agar kita tidak pacaran?

Lingkungan remaja memang sangat mempengaruhi pola pikir dan tindakan mereka. Bila lingkungannya baik, seorang remaja bisa terpengaruh menjadi baik. Akan tetapi bila lingkungannya buruk, berperilaku tidak sopan, bebas, dan lain-lain, maka remaja bisa terbawa arus.

Sesuatu yang ditanyakan oleh siswa tadi adalah fenomena di sekitar kita. Pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan dianggap biasa. Apalagi diblingkungan sekolah setingkat SMP dan SMA.


Bersyukurlah ada juga yang sadar bahwa pacaran itu dilarang agama dan tak ada manfaatnya. Karena itu dia bertanya bagaimana cara agar tidak ikut-ikutan pacaran.

Di antara hal yang dapat dilakukan menghindari pacaran adalah:

1. Sibuk
Sibukkan diri dengan hal yang bermanfaat. Dalam sebuah ceramah seorang ustad mengatakan, di pulau Jawa ada SMA yang menargetkan muridnya hafal alquran 30 juz. Kelas 1 sepuluh juz, kelas 2 20 juz, dan kelas 3 30 juz. Jadi tamat sekolah sudah hafal alquran semuanya. Dan bila ada yang tidak berhasil mencapai target, maka tidak lulus sekolah. Jadi ini sekolah bukan main-main. Waktu mereka dijamin sangat produktif.

Coba bayangkan kalau kamu menjadi siswa yang ditargetkan menghafal alquran sebanyak itu dalam waktu tiga tahun saja. Gak bakalan sempat pacaran dan melalaikan waktunya sia-sia. Siap-siap knock out dari sekolah karena target tidak tercapai bila waktu tidak digunakan secara efektif dan efisien.

Itu hanya sebuah contoh. Masih sangat banyak aktivitas yang bisa membuat kamu sibuk, ada pramuka, PMR, Bela diri, dan lain sebagainya.

Sebenarnya mereka yang pacaran itu kurang mengerjakan aktivitas yang bermanfaat. Kurang sibuk dengan hal berguna. Siapa yang tidak menyibukkan diri dengan hal bermanfaat, maka dia akan mengisi waktu dengan hal yang tak berguna.

2. Cari teman yang baik

Pilihlah teman yang baik. Teman yang baik akan mengingatkan kita jika kita salah, membawa kita mengerjakan perintah Allah swt. Mengajak kita taat kepada Allah. Sehingga dia bisa menyelamatkan kita dari perbuatan dosa.

Kalau gak punya pacar itu gak laku, gak keren, ketinggalan zaman banget. Kata siapa? Iya kalau lingkungannya banyak yang pacaran. Maka yang gak punya pacar akan kelihatan beda sendiri. Tapi mari coba kita palingkan pandangan ke tempat lain. Banyak remaja dan pemuda yang mengisi waktu untuk belajar agama, dengerin kajian, zikir, hafal alquran, menundukkan pandangannya. Ini nih anak muda yang keren sebenarnya. Kalau tiba saatnya ya nikah, gak perlu pacaran. Dan jodoh pun insya Allah orang yang terjaga kehormatannya.